Lirik
Our day has come (Saatnya -waktu kami- telah tiba)
It's drawn in the sky (yang telah ditakdirkan di langit)
So don't shead a tear now (maka hapuslah air matamu sekarang)
Be thankful for the time (berterimakasihlah pada waktu)
It's drawn in the sky (yang telah ditakdirkan di langit)
So don't shead a tear now (maka hapuslah air matamu sekarang)
Be thankful for the time (berterimakasihlah pada waktu)
Life wouldn't be so precious dear if there never was an end (hidup tidak akan berharga sayang, jika tidak ada akhirnya)
Children still play in the garden (lihatlah anak-anak masih bermain di taman)
Dance as the sun slips away (menarilah seperti mentari yang menggelincir)
Dance as the sun slips away (menarilah seperti mentari yang menggelincir)
We stand on the edge now (Kita berdiri di pinggir tebing sekarang)
We've come so far (
Through all the dust it becomes clear
You will always be my heart
We've come so far (
Through all the dust it becomes clear
You will always be my heart
There's no death, no end of time when I'm facing it with you
Children still play in the garden
Dance as the sun slips away
Not even stars last forever (bahkan bintang-bintang pun tidak bertahan selamanya)
Cleanse us Acid rain (sucikan kami dari hujan asam)
Dance as the sun slips away
Not even stars last forever (bahkan bintang-bintang pun tidak bertahan selamanya)
Cleanse us Acid rain (sucikan kami dari hujan asam)
Stand near to me
Don't look be brave
Over the blackened moon
I'll carry you away
Through the planets we fly
Don't look be brave
Over the blackened moon
I'll carry you away
Through the planets we fly
Children still play in the garden
Dance as the sun slips away
Not even stars last forever
Cleanse us Acid rain
Dance as the sun slips away
Not even stars last forever
Cleanse us Acid rain
Send us home (pulangkan kami ke rumah, pulangkan ke rumah)
Send us home
Send us home
Send us home
Send us home
Send us home
Send us home
Arti Literar; Saatnya (waktu kami) telah tiba. yang telah ditakdirkan di
langit. maka hapuslah air matamu sekarang. berterimakasihlah pada waktu. hidup
tidak akan berharga sayang, jika tidak ada akhirnya. lihatlah anak-anak masih
bermain di taman. menarilah seperti mentari yang menggelincir. bahkan
bintang-bintang pun tidak bertahan selamanya. sucikan kami dari hujan asam.
pulangkan kami ke rumah, pulangkan ke rumah.
Makna; Pada hakikatnya manusia merindukan tempat kembalinya, tempat asal
ia diciptakan. tempat sejati yang mana mereka akan hidup selamanya. Kini kehidupan
fana telah berawal dan akan berakhir. Jika suatu saat waktu itu (kematian)
tiba, tidak ada yang perlu ditangisi, atau pun untuk disesali. kesemuanya telah
digariskan oleh sang pencipta. Dialah mematikan dan menghidupkan. bersyukurlah
atas kehidupan sebagai anugerah terindah. waktu telah memberi banyak kesempatan
berbuat. menentukan jalan yang hitam atau putih. tidak adil rasanya tanpa
sebuah keadilan. untuk itulah kehidupan dunia harus berakhir. berganti corak
kehidupan lain. di mana bersiap menanggung beban pribadi. Yang nampak maupun
yang tersimpan dalam hati.
lihatlah betapa
anak-anak merasakan kebahagiannya. bercanda, bergurau dengan sebayanya. bermain
apa adanya tanpa beban. sebagaimana bermanfaatnya engkau pada orang lain,
berprilaku baik, membantu, menebar manfaat juga ilmu. sebagaimana tanah yang
dipijak menumbuhkan kehidupan, sebagaimana mesti mentari yang menyinari.
walaupun semua akan kembali tiada. apapun yang hidup di tempat fana, selama
keadaan kefanaan itu ada pastilah musnah, bintang dan galaksi-galaksi
sekalipun.
tidak ada harapan lain,
selain kembali suci. suci dari debu dan kotoran duniawi. bersih dari sifat
arogan, iri hati dan dengki bahkan jika dosa sudah seperti hujan. jatuh menimpa
tanpa ampun. lebih lagi layaknya hujan asam akibat polusi akut stadium akhir.
maka maafkanlah Tuhan, sucikanlah kami untuk menghadapmu-kembali pulang.
kami menanti waktu itu,
waktu untuk pulang. menghadapMu dengan yakin bahwa Dikaulah tempat kami
kembali. pulangkan kami-pulangkan kami dalam pangkuanMu... (Arti dan Makna
versi penulis)
Penulis lagu: Brian Haner / Jonathan Seward / Matthew Sanders / Zachary Baker
Komentar
Posting Komentar